fbpx
Bedah Asuransi Pendidikan Anak Feature

Bedah Asuransi Pendidikan Anak Yang Benar & Tepat Sasaran

Bedah Asuransi Pendidikan Anak

Menjual asuransi atau proteksi di Indonesia tidaklah mudah, orang cenderung akan menjauh ketika ditawari dengan kata asuransi. Tetapi ketika ditambah dengan embel-embel “pendidikan anak” ternyata mampu menarik daya beli orang.⁣⁣

Tetapi akibat kurangnya pemahaman yang benar tentang perencanan keuangan dan asuransi maka banyak agen yang salah konsep dalam memberikan asuransi pendidikan ini dan bagi masyarakat akhirnya juga banyak yang salah beli.⁣⁣

Dalam membeli asuransi pendidikan anak ini ada 2 hal utama yang harus dan wajib dilakukan yaitu investasi dan asuransi. ⁣⁣Jika salah satu dari kedua hal ini tidak ada maka produk ini akan menjadi produk yang cacat. So gimana caranya supaya kamu membeli produk yang benar dan tepat sasaran ? Yuk kita bedah bersama dalam artikel kali ini.

IG Bedah Asuransi Pendidikan Anak (1)

Asuransi Itu Adalah Sebuah Satu Kesatuan Sistem

Ibarat tubuh manusia, kita ini terdiri dari banyak sistem seperti sistem saraf, reproduksi, pernapasan, pencernaan, peredaran darah, imunitas, dll.⁣ Sistem ini saling terintegrasi dan jika ada 1 yang bermasalah maka akan berdampak buruk juga untuk sistem yang lainnya.⁣

Demikian juga dalam perencanaan keuangan kita mengenal ada 4 sistem utama di dalamnya yaitu sistem pengelolaan cash flow, pengelolaan risiko, pengelolaan investasi dan pengelolaan pensiun serta waris.⁣

Trus proteksi itu ada di mana? Ternyata proteksi itu merupakan bagian kecil dari sistem pengelolaan risiko. Artinya apa?⁣ Kita tidak bisa melihat asuransi hanya sekedar asuransi tetapi harus bisa melihat asuransi sebagai satu kesatuan sistem dengan yang lainnya.⁣

Saya ingin mengatakan bahwa banyak orang bahkan agen asuransi ketika bicara perasuransian, mereka lupa untuk mensinkronkannya dengan sistem-sistem yang lain dalam perencanaan keuangan.⁣ Akibatnya apa? Banyak orang yang salah membeli khususnya untuk proteksi pendidikan anak. Kesalahan ini terjadi karena minimnya konsep perencanaan keuangan yang dimililki oleh agen ataupun masyarakat.⁣

IG Bedah Asuransi Pendidikan Anak (2)

Kunci Keberhasilan Seorang Agen Asuransi

Mau jadi agen yang handal? Ini dia kunci keberhasilannya.⁣⁣ Di bagian sebelumnya saya menggunakan analogi sistem pada tubuh manusia kemudian sistem perencanaan keuangan.⁣⁣⁣⁣

Sekarang saya kembali akan menggunakan analogi seorang dokter. Mana yang lebih dicari banyak orang dan punya penghasilan yang lebih besar? Apakah dokter umum ataukah dokter spesialis?⁣⁣ Jawabannya adalah dokter spesialis, tetapi bagaimana untuk menjadi seorang dokter spesialis? Apakah bisa langsung?⁣⁣

Jawabannya tidak bisa, semua dokter spesialis memulainya dari dokter umum kemudian mereka belajar lebih mendalam suatu spesialisasi sehingga akhirnya mahir di spesialisasi tersebut dan menjadi seorang dokter spesialis.⁣⁣

Bagaimana dengan agen asuransi? Kalau melihat analogi dokter maka seharusnya seorang agen wajib menguasai seluruh konsep perencanaan keuangan terlebih dahulu kemudian mendalami 1 sistem yang disebut dengan pengelolaan risiko sehingga menjadi mahir atau spesialisasi dalam produk asuransi.⁣⁣

Saya banyak menjumpai agen yang menggunakan kacamata kuda dimana dia hanya mau belajar asuransi tetapi tidak mau belajar perencanaan keuangan. Apa akibatnya?⁣⁣ Banyak agen salah diagnosa dan salah dalam memberikan produk kepada nasabahnya karena tidak menguasai konsep perencanaan keuangan yang benar.

IG Bedah Asuransi Pendidikan Anak (3)

2 Langkah Utama Dalam Proteksi Pendidikan Anak

Gimana sih caranya membuat proteksi pendidikan anak yang benar itu?⁣ Kalau melihat secara definisi dan terminologi tentang asuransi sebenarnya tidak ada loh yang namanya asuransi pendidikan itu.⁣

Ada kecenderungan orang Indonesia disuruh membeli asuransi langsung menjauh tetapi ketika ditambah dengan embel-embel “pendidikan anak” maka lebih mudah mendekat dan membeli produk tersebut.⁣ Jadi asuransi pendidikan anak sebenarnya adalah asuransi pada umumnya seperti asuransi jiwa, cacat tetap, sakit kritis yang dikasih sedikit gimmick dengan istilah “pendidikan anak” supaya lebih mudah untuk dijual.⁣

Nah karena gimmick inilah akhirnya banyak orang yang salah dalam membeli produk. Lalu gimana caranya yang benar?⁣

Ada 2 langkah utama yang harus dilakukan dan ini adalah 2 hal yang sangat prinsip dimana jika satu dihilangkan maka produk asuransi pendidikan anak ini akan menjadi cacat atau salah produk.⁣

  • Pertama, hitung terlebih dahulu berapa besar dana pendidikan anak yang diperlukan di masa mendatang dan lakukan proses investasi untuk meraih tujuan finansial ini. ⁣
  • Kedua, tentukan proteksi yang diperlukan untuk melindungi orang tua yang akan melakukan investasi pendidikan untuk anaknya.⁣

Jadi kalau melihat 2 langkah ini maka ada yang namanya Investasi dan Asuransi. Inilah 2 hal yang tidak boleh terpisahkan dalam asuransi pendidikan anak.⁣

IG Bedah Asuransi Pendidikan Anak (4)

Menghitung Kebutuhan Dana Pendidikan Anak

Sebelum kita menentukan proteksi pendidikan anak sekarang kita perlu hitung dulu berapa dana pendidikan anak yang diperlukan.⁣

Melihat data di salah satu universitas terkenal di Jakarta, saat ini untuk total biaya kuliah perlu 160 juta dengan inflasi 5% per tahun.⁣

Jika seorang ortu mempunyai anak usia 2 tahun maka dengan menggunakan kalkulator perencanaan keuangan, dana pendidikan anak yang diperlukan 15 tahun mendatang untuk anaknya kuliah adalah sebesar 332 juta.⁣

Untuk mencapai total dana 332 juta tersebut maka ortu wajib melakukan investasi dan jika memilih produk dengan rata-rata pertumbuhan 15% per tahun maka diperlukan investasi sebesar 500 ribu per bulannya.

Ini adalah langkah pertama yang wajib dilakukan oleh orang tua yaitu investasi untuk mempersiapkan dana pendidikan bagi anaknya.⁣ Untuk produk dengan asumsi pertumbuhan rata-rata 15% per tahun maka dapat memilih produk reksadana saham ataupun saham.⁣

Jadi sampai di sini apakah kita sudah bicara asuransi pendidikan anak? Jawabannya belum tetapi ini adalah langkah pertama yang wajib dilakukan terlebih dahulu.⁣

IG Bedah Asuransi Pendidikan Anak (5)

Mengenal 5 Jenis Risiko Sebagai Orang Tua

Sebelum lanjut, yuk kita pahami terlebih dahulu mengenai risiko yang dapat dialami oleh para orang tua.⁣

Jika meminjam istilah yang digunakan oleh teman saya, mereka suka menggunakan istilah yang simple dan lucu yaitu SK-CAMAT dalam menjelaskan jenis risiko yang dapat terjadi. ⁣Mari kita bahas 5 risiko yang dimaksud dalam SK-CAMAT tersebut.⁣

  • Pertama sakit, ya setiap orang dapat mengalami risiko sakit dan risiko ini dapat berakibat fatal jika sakit yang diderita merupakan sakit parah dan perlu biaya pengobatan yang sangat besar.⁣
  • Kedua kecelakaan, ya setiap orang juga bisa mengalami kecelakaan dimanapun kita berada apalagi buat kamu yang setiap hari mondar-mandir dengan kendaraan umum apalagi roda dua maka risiko ini menjadi semakin besar lagi kemungkinan terjadinya.⁣
  • Ketiga cacat tetap, risiko ini terjadi biasanya akibat dari sakit yang parah dan juga kecelakaan yang fatal.⁣
  • Keempat mati atau meninggal, ini adalah risiko yang pasti terjadi pada diri kita sebagai sebuah takdir yang tidak bisa kita tolak.⁣
  • Kelima tua, ini juga merupakan sebuah risiko yang pasti terjadi sebagai sebuah takdir.⁣

Ada yang kebal dengan 5 risiko di atas? Kalau tidak maka kamu perlu yang namanya proteksi teristimewa dalam perjalanan kita sebagai orang tua dalam mempersiapkan dana pendidikan untuk anak-anak kita.

IG Bedah Asuransi Pendidikan Anak (6)

Menghitung Asuransi Pendidikan Untuk Orang Tua

Sekarang kita sampai pada poin berikutnya dalam asuransi pendidikan anak yaitu mempersiapkan asuransinya. Sebelum lanjut kita lihat apa yang musti dilakukan oleh ortu.⁣⁣

Pertama adalah menghitung berapa dana pendidikan yang diperlukan di masa mendatang. Misalkan 332 juta di mana untuk mendapatkan dana tersebut ortu wajib melakukan investasi secara rutin 500 ribu per bulan di produk dengan asumsi pertumbuhan 15% selama 15 tahun.⁣⁣

Dalam perjalanan selama 15 tahun ini maka ortu dapat mengalami risiko yang dikenal dengan istilah SK-CAMAT dimana kalau risiko ini terjadi dapat mengakibatkan ortu gagal dalam melakukan investasi dan mempersiapkan dana pendidikan untuk anaknya.⁣⁣

Lalu apa yang diperlukan berikutnya ? Yes proteksi untuk memastikan jika risiko tersebut terjadi dana pendidikan anak tetap tersedia. Ini dia yang diperlukan:⁣⁣

  • Pertama, asuransi jiwa untuk ortu sebesar 332 juta. ⁣⁣
  • Kedua, asuransi cacat tetap dan sakit kritis sebesar 332 juta atau 90 juta (total dana investasi yang diperlukan selama 15 tahun).⁣⁣

Jadi kalau dalam waktu berjalan ortu meninggal dunia maka langsung tersedia 332 juta untuk dana pendidikan anak.⁣⁣ Jika ortu cacat tetap atau sakit kritis dan menjadi tidak produktif minimal tersedia dana 90 untuk melanjutkan investasi bulanan.⁣⁣

IG Bedah Asuransi Pendidikan Anak (7)

Filosofi Investasi & Asuransi Pendidikan Anak

Sekarang di bagian terakhir ini yuk kita ambil summary-nya.⁣

Asuransi pendidikan anak sebenarnya adalah asuransi pada umumnya seperti asuransi jiwa, cacat tetap, sakit kritis yang diberikan embel-embel pendidikan anak.⁣ Asuransi pendidikan anak tidak bisa berjalan sendiri dia harus dibarengin dengan investasi dana pendidikan anak.

Jadi jangan lupa ada investasinya bahkan ini yang harus ditentukan terlebih dahulu sebelum menentukan besaran proteksi yang diperlukan.⁣ Investasi dilakukan oleh ortu untuk anak sedangkan asuransinya buat ortu (bukan anak ya!!!) untuk melindungi ortu selama mempersiapkan dana pendidikan anak agar jika terjadi risiko dana pendidikan anak tetap tersedia.⁣

Ingat buat kamu yang menjadi agen ataupun masyarakat yang mau membeli asuransi pendidikan anak ada 2 hal yang musti berjalan secara bersamaan yaitu investasi dan asuransi.⁣ Kalau saja salah satu hal tersebut tidak dimiliki maka produk asuransi pendidikan anak ini akan menjadi cacat atau salah produk.⁣

Semoga artikel ini dapat semakin membuka cakrawala kamu yang lebih luas. Selamat berinvestasi dan berasuransi dengan konsep yang benar.⁣

Recording Video Bedah Asuransi Pendidikan Anak

Summary

Artikel ini ditulis oleh Andreas Hartono, CFP berdasarkan zoom live training yang diselenggarakan oleh Aku Ikut Training dengan topik “Bedah Asuransi Pendidikan Anak” bersama Andreas Hartono, CFP (Founder Aku Ikut Training).

Untuk kamu member di 100% Mahir Perencanaan Keuangan dapat mengakses video zoom recordingnya melalui link Bedah Asuransi Pendidikan Anak dan untuk yang belum menjadi member silakan klik Membership

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *