fbpx
hypnoFinance - Mengatasi Perilaku Buruk Keuangan

HypnoFinance Mengatasi Perilaku Buruk Keuangan Untuk Yang Boros & Konsumtif

HypnoFinance – Mengatasi Perilaku Buruk Keuangan

Hipnosis atau hypnosis adalah sebuah ilmu logis yang mempelajari bagaimana pikiran manusia bekerja. Saya pertama kali mengenal hipnosis ini di tahun 2004 hingga mendapatkan Certified Hypnosis Instructor tahun 2006 dari Indonesian Board of Hypnotherapy.

Kebanyakan hipnosis digunakan untuk menyembuhkan penyakit mental termasuk salah satunya yang berhubungan dengan keuangan. Salah satunya hipnosis dapat digunakan untuk mengatasi perilaku buruk keuangan seperti boros dan konsumtif.

hypnoFinance - Mengatasi Perilaku Buruk Keuangan (1)

Apa sih itu hipnosis atau hipnotis ? Lalu apa hubungannya dengan keuangan ?

Hipnosis itu adalah sebuah ilmu pengetahuan dan hipnotis itu adalah orang yang menggunakan ilmu hipnosis. Yang menarik adalah semua kehidupan manusia tidak lepas dari hipnosis tanpa kita sadari termasuk dalam hal keuangan. Ada sebuah konsep yang mengatakan bahwa segala sesuatu diciptakan 2 kali yaitu pertama melalui pikiran dan kedua melalui tindakan.

Nah apa yang terjadi dalam pikiran inilah yang sebenarnya bagian dari hipnosis tanpa kita sadari termasuk dalam perspektif keuangan. Misalkan ada orang yang berkata “mencari uang itu susah” dan dia selalu mengulang-ulang kata-kata tersebut sehingga tanpa disadari menjadi sebuah keyakinan dan tindakannya pun akan menjauhkan dia potensi untuk mendapatkan uang.

Demikian juga dengan perilaku boros dan konsumtif? Apakah ada orang yang memang dari lahir langsung boros dan konsumtif ? Jawabannya tidak tetapi dalam perjalanan kehidupan manusia kadang tanpa dia sadari memasukkan pola pikir boros dan konsumtif ini sehingga memunculkan perilaku negatif yang akan merusak kondisi keuangannya.

hypnoFinance - Mengatasi Perilaku Buruk Keuangan (2)

Check Kesehatan Mindset Keuangan

Yuk check up kesehatan mental keuangan kita, berikut ini ada 10 perilaku keuangan, silakan kamu bisa jawab setiap pertanyaan hanya dengan jawaban “YA” atau “TIDAK”.

  1. Apakah kamu sering belanja di luar rencana anggaran setiap bulannya?
  2. Apakah kamu sering atau punya hobi shopping?
  3. Apakah uang kamu sangat cepat habis?
  4. Apakah kamu sering belanja berlebihan?
  5. Apakah kamu sering membeli barang secara spontan tanpa ada rencana?
  6. Apakah kamu sering belanja barang untuk ikut trend?
  7. Apakah kamu sering terpengaruh membeli barang karena iklan?
  8. Apakah kamu sering belanja karena gengsi yang tinggi?
  9. Apakah kamu bergaya hidup mewah dan selalu ingin dikagumi dengan barang-barang yang kamu miliki?
  10. Apakah kamu sering belanja barang-barang yang sebenarnya tidak kamu perlukan?

Coba hitung berapa banyak jawaban “YA” kamu dari pertanyaan di atas. Semakin banyak “YA” berarti semakin terkontaminasi pikiran bawah sadar kamu sehingga tindakan yang terjadi adalah kamu akan sangat cepat menghabiskan uang yang dimiliki dan mungkin merasa selalu kekurangan uang.

hypnoFinance - Mengatasi Perilaku Buruk Keuangan (3)

Dari mana datangnya perilaku boros dan konsumtif?

Banyak yang mengatakan bahwa kehidupan boros dan konsumtif itu karena pengaruh zaman. Apakah betul demikian? Kalau melihat lebih dalam terhadap keilmuan hipnosis ternyata perilaku boros dan konsumtif itu terjadi karena 3 hal berikut ini:

Pertama, perasaan seperti ingin, enak, dapat lebih banyak, dihargai, diakui. Perasaan ini muncul baik disadari maupun tidak disadari.

Kedua, pikiran yang mendorong supaya apa yang dirasakan dapat terpenuhi. Ini disebut juga self talk yang terjadi secara sadar maupun tidak kita sadari.

Ketiga, pemicu eksternal seperti diskon ataupun iklan.

Nah jadi kalau melihat konsep ini jadi sebenarnya apa sih yang membuat perilaku boros ataupun konsumtif ini? Ternyata lebih banyak pengaruh internal diri seseorang yaitu perasaan dan pikiran manusia atau yang biasa disebut juga dengan istilah mind & consciousness.

Jadi kalau gitu perilaku boros dan konsumtif itu bukan faktor pengaruh zaman dong ya ? Betul bukan pengaruh zaman meskipun ada kontribusi tetapi bukan yang utama.

hypnoFinance - Mengatasi Perilaku Buruk Keuangan (4)

5 Level Hasrat Manusia

Setiap orang tentu harus punya hasrat atau keinginan tetapi tenyata kalau berlebihan justru akan membahayakan diri seseorang. Yuk kita bahas 5 level hasrat atau keinginan.

Level 1: Bertahan hidup dimana ini adalah sebuah hasrat yang sangat manusiawi dan wajar.

Level 2: Setelah manusia mampu bertahan hidup dan mendapatkan apa yang menjadi kebutuhan dasar kehidupan maka manusia mulai ingin yang lebih lagi dimana manusia sudah mulai ingin ini ingin itu atau sudah bisa memilih milih apa yang dia inginkan.

Level 3: Obsesi keinginan yang jauh lebih tinggi lagi untuk mendapatkan apa yang dia inginkan. Dalam batasan hal positif maka level inipun menjadi sesuatu yang normal bagi kita manusia.

Level 4: Kecancuan dimana menginginkan sesuatu secara berlebihan dan berulang-ulang. Pada level ini seseorang sudah menjadi lepas kendali dimana kehidupannya mulai tidak terarah.

Level 5: Kehilangan jiwa, ini adalah level yang paling parah dimana seseorang merasa tidak dapat hidup dengan normal ketika dia tidak mendapatkan suatu barang. Separuh jiwanya seolah olah telah hilang dan digantikan oleh hal-hal yang bersifat duniawi.

Untuk mereka yang berada di level 4 atau 5 sudah sulit untuk melepaskan diri secara mandiri dan biasanya sudah harus membutuhkan bantuan profesional seperti psikolog ataupun hipnoterapis.

hypnoFinance - Mengatasi Perilaku Buruk Keuangan (5)

Check Plafon Rezeki Kamu

Nah kamu sudah belajar HypnoFinance – Mengatasi Perilaku Buruk Keuangan dalam 4 seri postingan saya sebelumnya yang kalau disimpulkan kondisi keuangan kita sangat ditentukan oleh kualitas perasaan dan pikiran kita. Sekarang mari coba kita periksa diri kita masing-masing apakah sudah mempunyai mindset yang benar untuk mendapatkan keuangan yang lebih baik lagi?

Ada sebuah istilah yang disebut dengan plafon rezeki yaitu seseorang sudah mematok itulah rezeki yang dapat dia terima. Misalkan ada orang yang percaya bahwa uang itu adalah akar dari kejahatan maka ada kemungkinan dia sulit untuk mempunyai uang yang banyak. Kenapa?Karena perasaan dan pikirannya yang membatasi dia karena tentu ada kekhawatiran ataupun ketakutan jika mempunyai banyak uang karena uang adalah sumber kejahatan.

So kesimpulannya apa? Banyak di antara kita tidak dapat mengelola uang dengan baik seberapun uang yang didapatkan akan segera habis. Kalau ini terjadi kepada kamu coba periksa lebih dalam apakah ada mindset yang salah dengan kamu? Coba lakukan self therapi dengan memperbaiki mindset yang salah tersebut. Kalaupun masih belum berhasil tidak ada salahnya kamu mencoba untuk berkonsultasi dengan profesional seperti psikolog ataupun hipnoterapis.

Artikel HypnoFinance Mengatasi Perilaku Buruk Keuangan ini ditulis oleh Andreas Hartono, CFP berdasarkan zoom live training yang diselenggarakan oleh Aku Ikut Training bersama dengan topik yang sama bersama Bapak Romanus Remigius, CCH (Founder Puri Batin Ruang Hypnoterapi Klinis).

Untuk kamu member di 100% Mahir Perencanaan Keuangan dapat mengakses video zoom recordingnya melalui link HypnoFinance Mengatasi Perilaku Buruk Keuangan dan untuk yang belum menjadi member silakan klik Membership

Video Cuplikan Zoom Live Training

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *