Mengenal Investasi ETF Sebuah Reksadana Serasa Saham

Mengenal Investasi ETF

Kalau melihat atau mendengar kata ETF mungkin untuk beberapa orang sudah pernah mendengarnya dan sebagian besar mungkin masih asing dengan kata ETF ini. Yuk kita bahas melalui artikel saya kali ini.

Kalau bicara kepanjangan ETF itu adalah Exchange Traded Fund dan secara histori ETF ini sebenarnya sudah mulai muncul tahun 1970-an dan diperkenalkan oleh seorang yang bernama John C. Bogle dengan sebuah perumpamaan dari dia “jangan mencari jarum di tumpukan jerami tetapi beli saja semua jeraminya maka otomatis kamu akan mendapatkan jarumnya”. ETF sendiri mulai diperdagangkan di bursa saham Amerika di tahun 1976 dengan nama Vanguard 500 Indeks Fund sedangkan di Indonesia mulai diperdagangkan sejak tahun 2007.

Investasi ETF

Apa sih investasi ETF itu sebenarnya?

ETF kalau melihat secara definisi adalah ETF adalah Reksa Dana berbentuk Kontrak Investasi Kolektif yang unit penyertaannya diperdagangkan di Bursa Efek. Jadi sebenarnya ETF itu adalah sebuah reksa dana tetapi keunikannya adalah produk ini diperdagangkan seperti saham-saham yang ada di bursa efek. ETF merupakan penggabungan antara unsur reksa dana dalam hal pengelolaan dana dengan mekanisme saham dalam hal transaksi jual maupun beli.

Kelebihan investasi ETF

Karena ETF ini adalah perpaduan antara reksa dana dengan saham maka kelebihan di reksa dana maupun saham otomatis ada di dalam produk ETF ini antara lain :

  • Diversifikasi investasi, dimana ini menjadi salah satu keunggulan reksa dana yang otomatis juga ada di ETF artinya dengan membeli 1 buah ETF otomatis kamu telah membeli sekeranjang belanjaan yang isinya puluhan saham.
  • Dikelola secara profesional oleh Manager Investasi seperti hal-nya reksa dana konvensional artinya kamu gak perlu mikirin mau beli saham apa saja tetapi berikanlah kepada ahlinya untuk memilih.
  • Fleksible, seperti halnya saham bisa diperdagangkan secara real time di jam bursa dan investasi ETF ini termasuk investasi yang relatif liquid.
  • Transparan, kalau di reksa dana kamu tidak akan tahu saham apa saja yang dibeli dan berapa banyak yang dibeli tetapi di ETF meskipun berbentuk reksa dana tetapi kamu dapat mengetahui keseluruhan saham yang dibeli termasuk berapa banyak yang dibeli.
  • Ada deviden, ini yang merupakan kelebihan investasi di saham yang juga ada di ETF, meskipun pembagian devidennya ada beberapa opsi tergantung kebijakan Manager Investasi, misalkan deviden diberikan secara tunai atau di reinvested atau otomatis dijadikan lot tambahan dari ETF yang kamu miliki.
  • Secara modal investasi sangat fleksible, kamu dapat memilih pembelian di pasar primer dengan jumlah minimal 1.000 lot melalui dealer partisipan ataupun pasar sekunder dengan jumlah pembelian minimal 1 lot seperti saham melalui perusahaan sekuritas.
  • Aman karena investasi ETF ini diawasi dengan sangat ketat oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai lembaga regulasi keuangan di Indonesia.
Mengenal Investasi ETF

Jenis investasi ETF

Nah sekarang kita bahas lebih detail jenis-jenis ETF yang dapat kamu beli ya. Secara umum ETF dikelompokkan menjadi 2 jenis yaitu ETF Pasif dan ETF Aktif.

Pertama, ETF Pasif adalah ETF yang dikelola secara pasif dengan pemilihan efek yang sudah baku mengacu pada suatu indeks tertentu. Contoh misalkan ETF yang mengacu ke LQ45 maka otomatis ketika kamu membeli ETF ini kamu akan mendapatkan seluruh saham-saham yang ada di LQ45. Inilah yang oleh John C. Bogle diistilahkan jangan mencari jarum di jerami mendingan beli saja semua jeraminya.

Jadi dengan kamu investasi ETF kamu gak usah mikir mau beli saham blue chip yang mana, mendingan beli saja semua sahamnya melalui ETF LQ45 ini.

Di Indonesia ada sekitar 45 ETF saat ini, contoh ETF pasif yang mengacu ke LQ45 adalah Reksa Dana Premier ETF LQ-45 atau Reksa Dana PNM ETF Core LQ45 kemudian contoh lain adalah Reksa Dana Premier ETF SRI-KEHATI yang mengacu ke Indeks SRI Kehati atau Reksa Dana Indeks Batavia IDX30 ETF yang mengacu kepada Indeks IDX30

Kedua, ETF Aktif adalah ETF yang dikelola secara aktif oleh Manager Investasi seperti hal-nya reksa dana konvensional dimana penentuan saham yang dibeli ditentukan dari hasil analisis si Manager Investasi. ETF aktif saat ini cenderung lebih sedikit jumlahnya dibandingkan dengan ETF pasif, contohnya antara lain Reksa Dana Premier ETF Indonesia Consumer, Reksa Dana Pinnacle Enhanced Liquid ETF atau Reksa Dana Danareksa ETF Indonesia Top 40

Untuk hasil investasi antara ETF pasif dan aktif cenderung ada perbedanaan dimana ETF pasif biasanya merupakan cerminan dari indeks yang dijadikan acuan sedangkan ETF aktif tergantung keahlian si Manager Investasi.

Apa itu Investasi ETF

Cara membeli ETF

Untuk pembelian ETF dapat dilakukan melalui 2 cara yaitu melalui pasar primer dan pasar sekunder.

Pasar primer digunakan untuk pembelian ETF dalam jumlah besar yaitu minimal 1.000 lot. Pembelian dilakukan melalui Dealer Partisipan yaitu Anggota Bursa yang bekerja sama dengan Manajer Investasi (MI) pengelola ETF.

Saat ini di Indonesia ada 6 (enam) Dealer Partisipan yakni Bahana Sekuritas, Mandiri Sekuritas, Philip Sekuritas, Sinarmas Sekuritas, Indopremier Sekuritas dan Panin Sekuritas.

Secara Rupiah mungkin diperlukan dana jutaan hingga puluhan juta untuk melakukan pembelian di pasar primer ini.

Pasar sekunder digunakan untuk pembelian secara retail seperti saham pada umumnya dengan minimal pembelian sebanyak 1 lot dengan modal puluhan atau ratusan ribu saja. Untuk pembelian di pasar sekunder ini dapat dilakukan melalui perusahaan sekuritas.

Mengenal Investasi ETF

Yuk investasi ETF

Nah gimana sudah cukup tercerahkan apa itu investasi ETF ? Dengan bekal artikel ini rasanya sudah cukup memadai untuk kamu memulai investasi ETF secara retail dulu di pasar sekunder sambil kamu belajar lebih dalam ketika sudah melakukannya.

Untuk kamu yang menjadi Member 100% Mahir Perencanaan Keuangan silakan bisa menyaksikan zoom live recording Mengenal Investasi ETF bersama dengan Raditya Immanzah (Co-Head ETF Desk Indo Premier Sekuritas) melalui dashboard training kamu. Buat yang belum menjadi member dan mau join di silakan klik Mau Jadi Member.

Artikel Mengenal Investasi ETF ini ditulis oleh Andreas Hartono, CFP founder dari Aku Ikut Training.

Video Cuplikan Zoom Mengenal Investasi ETF

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *