Investasi saham milenial

Beberapa hari lalu, saya mengisi sesi perencanaan keuangan untuk para profesional dan karyawan di Bali menggunakan zoom live streaming. Kebetulan ada pembicara lain dari Bursa Efek Indonesia yang juga mendampingi saya.

Seperti biasa saya memberikan materi tentang perencanaan keuangan dan pembicara dari Bursa Efek Indonesia menyampaikan beberapa data yang menurut saya sangat menarik yaitu ternyata semasa pandemi ini pertumbuhan investor saham justru bertumbuh sangat tinggi dan mayoritas didominasi oleh kaum milenial yang berusia di bawah 30 tahun.

Investasi saham milenial semasa pandemi

Saham Diskon 40%

Bagi banyak orang masa pandemi ini adalah masa yang menakutkan untuk memulai investasi padahal bagi orang yang melek finansial sebenarnya ini adalah masa yang paling indah yang sangat jarang terjadi dalam kehidupan kita. Bayangkan sebuah bank terbesar di Indonesia seperti Bank Rakyat Indonesia mengalami penurunan harga saham sekitar 40% di masa pandemi ini. Ibaratnya kita lagi di mall ada tas branded lagi diskon 40% atau handphone samsung galaxy S20 sedang diskon 40%. Ini tentunya sangat menggiurkan untuk pecinta tas branded dan pecinta gadget terbaru dari samsung.

Ya, tampaknya kaum investasi saham milenial yang selama ini kita identikkan dengan generasi yang gak peduli masa depan dan generasi yang boros ternyata mereka dapat memanfaatkan situasi ini dengan baik. Bagaimana dengan kamu ? Ikut ambil kesempatan atau tetap mengurung diri ketakutan ?

Memang sih investasi di pasar modal itu khususnya saham penuh dengan risiko bahkan termasuk kategori investasi yang memiliki risiko yang paling tinggi dibandingkan dengan produk-produk lainnya. Lalu koq dalam situasi seperti ini yang tidak menentu koq malah berani investasi di saham ?

Ini salah satu pertanyaan dan komentar yang paling sering muncul, koq berani investasi saham di tengah ketidak pastian ini ? Bagaimana kalau saham Bank BRI turun lagi dan turun lagi ?

Investasi saham milenial

Investasi Saham Milenial

Banyak orang yang sebenarnya tidak bisa membedakan antara investasi saham dengan trading saham sehingga mereka terjebak dengan ketakutan untuk memulai. Investasi saham adalah pola dimana kita membeli saham untuk tujuan jangka panjang 5 atau bahkan di atas 10 tahun ke depan, sedangkan trading saham memang untuk tujuan jangka pendek dengan memanfaatkan momentum kenaikan harga sesaat.

Jadi selama kamu membeli saham untuk tujuan investasi jangka panjang maka ini adalah timing yang sangat tepat dan selamat buat para investasi saham milenial yang telah mengambil kesemapatan ini untuk memulai perencanaan keuangan jangka panjangnya melalui instrumen investasi saham di masa pandemi ini.

Artikel investasi saham milenial ini ditulis oleh Andreas Hartono, CFP

Covid-19 Update 😷

Di masa pandemi ini kamu tetap bisa belajar Perencanaan Keuangan. Dengan uang 239 ribu kamu bisa mendapatkan membership selama 1 tahun dan zoom live training setiap minggunya !!!